
Hari ini dan hari kemarin suasana milis banyak yg menyangkut masalah poligami. Ada seorang member dgn semangat ber api2 menjawab postingan saya laksana panglima mujahid di medan tempur adapula yg membebek (mengutuk dgn menirukan kata2 gurunya yg entah siapa itu). Hehe.
Lucu sekali kalau dilihat. Ingin rasanya reply langsung. Tapi lewat blog aja karna udah jarang diurus hehe.
Orang ini kayaknya seperti menghubungkan kaitan erat bahwa praktek poligami dengan tujuan perluasan dakwah Islam. Sama aja nt dgn AA Gym. hehe.
Toh meski poligami sudah lama dilakukan oleh nabi2 pendahulu. Atau apakah poligami yg dilakukan Nabi Ibrahimkah hingga menjadikan keturunannya bertikai? Hehe
toh sedari awal esensi saya menekankan, bahwa saya berkomentar bahkan berbuih2 bukan dalam rangka menolak hukum atau ajaran Islam tentang poligami (meski awalnya sempat hehe). Yang saya tolak adalah mekanisme praktek poligami itu sendiri. Yang sudah banyak fakta dan kasus poligami yang menghancurkan dan meluluhlantakkan (!) institusi keluarga, khususnya kaum wanita dan anak2.
Sayapun tak pernah menutp mata pada beberapa kasus tertentu, seperti menolong
para kaum janda dan anak2 dari korban konflik, poligami memang menjadi solusi yg pantas.
Tapi (ini yg perlu digaris bawahi)jarang sekali para suami2 berpoligami karena alasan2 itu. Malahan justru alasannya lebih karena wanita yang akan dijadikan second wife itu lebih muda, lebih menarik dan cantik, lebih pintar dan berprestasi, lebih kaya dan lebih segalanya jika dibandingkan dengan istri sebelumnya yg mungkin di matanya sudah gak ada apa2nya lagi.(!)
Huh ini yg disayangkan wahai sidang milis yg dirahmati Allah. Seperti kita ketahui bersama, biasanya para pria2 pelaku poligami sering membenarkan perbuatan yg dianggapnya macho itu berdasarkan dua hal yg pokok. Dan ini senjata utamanya: Al Quran surat An Nisa ayat 3 dan mengikuti sunah Nabi.
Coba bila merujuk pada kehidupan Nabi secara teliti, bahwa Nabi justru lebih ke hal monogami. Di kehidupan rumah tangga beliau, sangat monogami.
Mau bukti? . Dalam berumah tangganya Nabi dengan Siti Khadijah telah berlangsung 25 tahun (bukan 5 tahun, bahkan umur saya pun belum sampai 25 tahun !).
Sedangkan poligami yang dilakukannya hanya berlangsung 10 tahun (!). Dan itupun
setelah Siti Khadijah wafat dan justru dari kebanyakan pernikahan beliau itu lebih
karena untuk menolong para janda2 sahabat beliau yang telah syahid akibat perang
membela Islam. Bukan motivasi lain (apalagi motivasi sensasi ranjang hehe).
Dan ayat AlQuran yang didaulat utk poligami itu pun justru dititik beratkan pada sikap suami yang bisa berlaku adil (!). Dan justrunya lagi sikap ini tentunya sangat2 sulit sekali untuk ditentukan berapa sizenya karena sangat2 melibatkan perasaan, dan tentu saja tidak hanya serba berkecukupan materi dan kepuasan seksual di ranjang. Bahkan ada beberapa riwayat diceritakan kalau para istri2 nabi kehidupannya tak sepenuhnya harmonis loh, malah cenderung saling cemburu satu sama lain.
Porsi seperti Nabi saja, yang telah diberi kelebihan oleh Allah, mengelola dan me manage perasaan dan menghadapi para istri2nya itu sudah sangat cukup merepotkan beliat. Apalagi untuk kaum lelaki biasa, yg hanya doyan kawin dan berorientasi ke sensasi orgasme.Huh..!
Saya pun hanya bisa menarik kesimpulan.
Bahwa kita bukanlah Nabi, dan istri kita bukanlah Siti Aisyah, maka jgn coba2. Hehe
hampir lupa saya. Si VQ hanya berargumen bahwa dengan praktek poligami itu dilakukan untuk menghindari perbuatan zina, selingkuh dll.
Lah kok bisa yah kalau praktek poligami itu disejajarkan dengan perbuatan zina
bin selingkuh. Penyamarataan seperti sikapnya VQ ini adalah cara berpikir yang gak
nyambung alias tolol. Bukankah ada beberapa alternatif pilihan selain poligami. Contoh:
daripada suami berpoligami, lebih baik berpuasa untuk menjaga diri
seperti kata Kyai John sebelumnya. Atau berkonsentrasi dan still focus pada istri. atau banyak pilihan perbuatan yang lebih baik dan positif.
Halah sudahlah.. Memang orang kalau telah di set mode off oleh fanatic buta memang demikian otaknya. Pantas saja bnyak orang2 tolol meledakkan dirinya secara suka rela dan mengancam stabilitas. Hehe. Kayak omongan menkopolkam aja aku ini hehehe.
Btw ini link photo yg backgroundnya sebuah karengkeng besi buat poligamers.
Silakan di zoom aja hehe

guess who…..